RESPON CEPAT POLISI, PEMUDIK MENINGGAL DUNIA USAI PINGSAN DI RM SAWARGI SUMEDANG
MangsiJabar - Sumedang, 22 Maret 2026 — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Sumedang dalam menangani seorang pemudik yang pingsan di Rumah Makan Sawargi, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Minggu pagi sekitar pukul 09.39 WIB.
Peristiwa tersebut bermula saat Anggota Sat Lantas Polres Sumedang, Aipda Wahyu, menerima informasi adanya pemudik yang pingsan di lokasi dan segera melaporkannya melalui handy talky (HT) kepada petugas Pos Terpadu Operasi Ketupat Lodaya 2026. Informasi tersebut diterima oleh IPTU Gun Gun Gunawan yang saat itu bertugas di Pos Terpadu.
Menindaklanjuti laporan tersebut, IPTU Gun Gun Gunawan langsung memerintahkan driver ambulans Dinas Kesehatan Sumedang, Sdr. Doni bersama tim medis untuk segera menuju lokasi kejadian. Dalam proses penanganan, ambulans dikawal oleh Aiptu Gangan menggunakan kendaraan Patwal motor guna mempercepat evakuasi.
Setibanya di lokasi, korban segera dievakuasi ke dalam ambulans dan dibawa ke RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, korban dinyatakan meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Tri Pudjiastuti (69), warga Jl. Mars Barat V No. 2 RT 002/RW 007, Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Jawa Barat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban memiliki riwayat penyakit jantung (I25) dan sebelumnya telah menjalani pemasangan ring sebanyak tiga kali.
Diketahui, korban bersama suaminya tengah dalam perjalanan dari Bandung menuju Cirebon untuk menemui anaknya yang tidak dapat pulang saat Hari Raya Idul Fitri.
Pasca kejadian, pihak kepolisian bersama instansi terkait turut membantu proses lanjutan, mulai dari penanganan di lokasi, evakuasi korban, hingga pengawalan dan pendampingan sampai ke rumah duka sesuai permintaan keluarga.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya selama arus mudik dan balik Lebaran.
"Kami berkomitmen memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian di lapangan sebagai bentuk pelayanan humanis Polri, agar masyarakat khususnya para pemudik merasa aman dan terbantu selama perjalanan," ujarnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau kepada para pemudik agar selalu menjaga kondisi kesehatan, terutama bagi yang memiliki penyakit bawaan agar membawa obat-obatan pribadi. Pemudik juga diingatkan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta melengkapi surat-surat kendaraan. Apabila mengalami kendala di perjalanan, masyarakat dapat menghubungi layanan call center Kepolisian di nomor 110 yang siap melayani selama 24 jam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 dalam rangka memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum Hari Raya Idul Fitri.
H. Deden S
Posting Komentar